Ternyata tak semua buah dan sayuran bisa dibuat jus dengan juicer. Beberapa buah dan sayuran justru lebih baik dikonsumsi langsung tanpa dibuat jus. Pembuatan minuman dengan juicer sendiri secara otomatis akan membuang kandungan serat pada buah dan sayuran.
Berbeda dengan pembuatan minum dengan blender yang masih menyertakan ampas atau serat buah dan sayuran.
Pembuatan jus dengan juicer akan membuang serat yang terdapat pada buah-buahan tersebut. Atau dengan kata lain , buah tersebut menjadi kurang bermanfaat. Sedangkan membuat jus dengan blender masih menyisakan serat dan ampasnya.
Lalu, buah apa saja yang sebaiknya tak diproses menggunakan juicer?
- Alpukat
Alpukat lebih cocok disajikan menjadi smoothie. Direktur edukasi di Pure Synergy, Chante Wiegand ND, menyampaikan bahwa alpukat lebih baik diproses menggunakan blender ketimbang juicer agar sari-sarinya masih bisa dikonsumsi.
2. Apel utuh
Kita boleh mengkonsumsi jus apel, namun kita harus membuang bijinya terlebih dahulu. Varbanova mengatakan , biji apel mengandung amygdalin, dimana dapat bersifat racun ketika termetabolisme oleh sistem pencernaan kita.
3. Kelapa
Santan dan air kelapa dapat menjadi bahan tambahan yang segar untuk jus atau smoothies. Namun, kita tidak akan mendapatkan manfaat dari jus daging kelapa
4. Citrus
Wiegnd mengatakan bahwa sitrus seperti jeruk bali , lemon dan jeruk nipis hanya akan membuat iritasi pada sistem pencernaan kita.
5. Nanas
Nanas merupaka buah tropical yang memiliki banyak vitamin dan serat. Namun , ketika kita membuat jus dari juicer , yang tersisa hanyalah gula yang banyak.
Baiklah, diatas adalah beberapa buah yang sebaiknya tidak dibuat jus.

Komentar
Posting Komentar